Pengecekan Dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jaya, Polsek Jaya Pastikan Kelayakan dan Kualitas Distribusi Makanan
Calang — Personel Polsek Jaya melakukan pengecekan Dapur Satuhan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kurnia Jaya Abadi dalam rangka memastikan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar dan Posyandu di Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di Jalan Banda Aceh–Calang, Desa Leupe, Kecamatan Jaya, Rabu, 26 November 2025.
Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si, melalui Kapolsek Jaya Iptu Safrizal Ariga, menyampaikan bahwa pengecekan rutin seperti ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program nasional MBG sekaligus memastikan pelayanan berjalan bersih, layak, dan tepat sasaran.
Hadir dalam kegiatan, Kapolsek Jaya, Ka SPKT 2 Polsek Jaya, Kanit Intelkam Polsek Jaya, dan Ka SPPG Yayasan Kurnia Jaya Abadi.
Dalam kesempatan tersebut, Ka SPPG Khairul Muslim, S.Hum menjelaskan susunan tenaga pendukung dapur MBG, yaitu: Ahli Gizi: Alfi Tiarisma, S.Tr.Gz, Akuntan Darnisah, SE, Yayasan Kurnia Jaya Abadi.
Menu MBG pada hari tersebut antara lain: Nasi, Ikan Balado, Tumis Tahu Toge, Tumis Jagung Labu Siam, serta Buah Melon.
Total Penerima MBG: 3.833 Porsi Dengan rincian: SD/MI 1.458, SMP/MTs 1.072, SMA/SMK/MAS 1.062, dan Posyandu 241.
Kelompok Sasaran MBG di Kecamatan Jaya Mencakup puluhan satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, serta Posyandu di berbagai desa, antara lain: Jenjang SD/MI SDN 1–14 Jaya, MIN 1 Aceh Jaya, MIS 1 Lambaroh (total kurang lebih 1.458 penerima).
Jenjang SMP/MTs SMPN 1–4 Jaya, SMP Swasta Nuha, dan MTsN 2 Aceh Jaya (total 1.072 penerima) dan Jenjang SMA/SMK/MAS SMAN 1 Jaya, SMAN Keuluang, SMA Swasta Nuha, MAS Lamno, dan SMK Mudi (total 1.062 penerima).
Selanjutnya Posyandu Desa Meutara, Meunasah Serba, Pante Keutapang, Lamme, Meunasah Weh, Pasar Lamno, Leupe, Lhuet, Bak Paoh, serta penerima kategori Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (241 penerima).
Terdapat pengurangan jatah makan sebanyak 40 porsi untuk SMK Mudi karena siswa kelas 3 sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Selama pemeriksaan, Kapolsek Jaya bersama Ka SPPG turut mengecek proses pengemasan makanan, standar kebersihan dapur, hingga kelayakan alat produksi. Ka SPPG juga menginformasikan bahwa pasokan bahan baku masih didominasi dari luar daerah karena terbatasnya ketersediaan hasil pertanian lokal di Aceh Jaya.
Ketersediaan bahan baku dari petani lokal masih sangat terbatas. Dampaknya, menu MBG kadang harus menyesuaikan kondisi stok yang tidak menentu,” ujar Khairul Muslim.
Selain itu, SPPG Yayasan Kurnia Jaya Abadi juga telah menerima fasilitas alat rapid test seafood untuk memastikan keamanan bahan makanan yang diolah.
Kegiatan pengecekan berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.
Kapolsek Jaya menyebutkan bahwa pihaknya berencana melakukan pemantauan rutin ke petani lokal untuk mendorong peningkatan pasokan bahan baku bagi dapur MBG.
“Keterbatasan bahan baku lokal ini perlu mendapat perhatian pemerintah. Hal ini penting untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Aceh Jaya sesuai arahan Presiden,” pungkasnya.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan distribusi makanan bergizi untuk siswa dan masyarakat Kecamatan Jaya terus terjaga mutu dan kelancarannya.

