Gerakan Pangan Murah Digelar di Aceh Jaya, Polres Aceh Jaya Dukung Stabilitas Harga dan Tanggap Inflasi

Calang – Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan terus dilakukan di Kabupaten Aceh Jaya. Pada Kamis, 20 November 2025, pukul 14.00 WIB, telah dilaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah nyata mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berlangsung di wilayah hukum Polres Aceh Jaya, dengan titik fokus pendistribusian di Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah bersama Polres Aceh Jaya menyalurkan 2 ton (2000 kg) beras SPHP yang dijual dengan harga subsidi Rp 60.000 per 5 kg. Program ini disambut antusias masyarakat yang merasakan langsung dampak kenaikan harga bahan pokok dalam beberapa bulan terakhir.

Kasat Binmas Polres Aceh Jaya, Iptu Afrizal, mewakili Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat kondisi ekonomi sedang menantang.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan Polri untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap langkah ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjaga daya beli mereka di tengah tekanan inflasi,” ujar Iptu Afrizal.

Ia menambahkan, GPM juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan ketersediaan pangan yang terjangkau, potensi gangguan sosial akibat kesulitan ekonomi dapat diminimalisir.

Masyarakat Desa Keutapang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya program ini, karena sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan harian terutama jelang akhir tahun di mana harga sembako biasanya mengalami kenaikan.

Polres Aceh Jaya memastikan akan terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan menyejahterakan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dan warga.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam merawat stabilitas ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *