Respons Cepat Polsek Sampoiniet Bersama BPBK dan Muspika Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Desa Alugro
Calang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Jaya sejak pagi hari menyebabkan debit air sungai di Kecamatan Sampoiniet meluap, menggenangi pemukiman warga di Desa Alugro. Beberapa rumah warga terendam banjir dengan ketinggian antara 40 hingga 100 sentimeter, sehingga sejumlah warga terjebak di dalam rumah.
Menanggapi kondisi darurat ini, Tim Gabungan yang terdiri dari BPBK Aceh Jaya, Polsek Sampoiniet, Koramil Lhok Kruet, Satpol PP, dan Pemerintah Kecamatan Sampoiniet bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir pada Selasa sore, sekitar pukul 17.00 WIB hingga selesai.
Kapolres Aceh Jaya, AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sampoiniet, IPTU Heru Setiawan, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan dengan sigap untuk memastikan keselamatan warga terdampak.
“Begitu menerima laporan adanya warga yang terjebak air banjir di Desa Alugro, kami bersama tim BPBK dan unsur Muspika langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat ke Meunasah Desa Alugro,” ujar IPTU Heru Setiawan.
Warga yang berhasil dievakuasi antara lain, Sri Wahyuni (40), Ibu Rumah Tangga, Jonathan (10), Pelajar, dan Aska (7), Pelajar.
Ketiganya merupakan satu keluarga yang tinggal dekat pinggir sungai. Saat banjir terjadi, suami korban tidak berada di rumah, dan ibu bersama anak-anaknya memilih bertahan di rumah karena arus air cukup deras.
Sebelumnya, sekitar pukul 10.30 WIB, personel Polsek Sampoiniet telah melakukan patroli pemantauan debit air sungai dan melaporkan kondisi masih aman. Namun, hujan deras sekitar pukul 14.00 WIB membuat air sungai meluap hingga menggenangi perumahan warga dan menutup akses jalan di perbatasan Desa Blang Monlung menuju Desa Alugro.
“Warga setempat memang sudah terbiasa menghadapi banjir, terutama di Dusun Tengah Desa Alugro yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan. Namun kali ini debit air meningkat cukup cepat,” tambah Kapolsek.
Setelah dievakuasi ke Meunasah Desa Alugro, korban kini dalam kondisi sehat dan aman. Tim gabungan juga melakukan pendataan, dokumentasi, serta melaporkan situasi terkini kepada pimpinan untuk langkah penanganan lanjutan.
Kapolsek Sampoiniet mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan dan tidak memaksakan diri bertahan di rumah jika kondisi air kembali naik. Ia juga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian untuk upaya permanen, seperti pembangunan tanggul atau pengerukan sungai, karena banjir di Desa Alugro merupakan kejadian berulang setiap musim hujan.
Hingga pukul 19.30 WIB, kondisi air mulai berangsur surut dan situasi kembali aman serta kondusif. Polsek Sampoiniet bersama BPBK dan Muspika terus melakukan monitoring di lokasi guna mengantisipasi potensi banjir susulan.

