Tradisi Doa Bersama Kenduri Laut di Desa Krueng No, Wujud Syukur dan Ikhtiar Masyarakat Nelayan
Calang – Masyarakat Desa Krueng No, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan tradisi kenduri laut dan doa bersama di kawasan pesisir pantai desa setempat, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 12.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan adat tahunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Pj. Camat Sampoiniet, Kapolsek Sampoiniet, Danramil Sampoiniet (diwakili), Pj. Geuchik Desa Krueng No, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta personel Polsek Sampoiniet dan warga setempat.
Susunan acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh ulama desa, kemudian kenduri bersama, dan ditutup dengan ramah tamah antarwarga.
Menurut keterangan dari tokoh adat setempat, kenduri laut merupakan tradisi turun-temurun yang dilaksanakan setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas hasil laut yang melimpah, sekaligus ikhtiar memohon keselamatan dan keberkahan rezeki bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitasnya di laut.
Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sampoiniet Iptu Heru Setiawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan adat seperti kenduri laut memiliki nilai luhur yang patut dijaga dan dilestarikan karena menjadi simbol kebersamaan, kekompakan, serta wujud rasa syukur masyarakat pesisir.
“Tradisi ini bukan hanya bentuk syukur kepada Allah SWT, tetapi juga mempererat silaturahmi antar warga serta menjaga hubungan baik antara masyarakat dan aparat,” ujar Kapolsek Sampoiniet.
Kegiatan kenduri laut di Desa Krueng No berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai warisan budaya dan simbol persatuan masyarakat pesisir Aceh Jaya.

