Polsek Jaya Respons Cepat Keluhan Warga Terkait Penggunaan Knalpot Brong
Calang – Dalam rangka menanggapi keluhan masyarakat serta menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan, Polsek Jaya melalui Kanit Bimas BRIPKA T. Fadli melaksanakan pembinaan terhadap seorang anak warga yang kerap mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dan menggunakan knalpot brong di jalan umum. Kegiatan ini berlangsung dalam forum Rapat Desa yang digelar di Kantor Desa Meutara, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Senin 14 April 2025.
Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, orang tua dari anak yang bersangkutan, serta sejumlah warga. Masyarakat menyampaikan keresahan terhadap perilaku anak tersebut yang dinilai membahayakan keselamatan dan mengganggu ketenangan warga.
Sebagai bentuk pendekatan persuasif, Kanit Bimas Polsek Jaya memberikan pembinaan langsung secara humanis. Dalam kesempatan itu, disampaikan pentingnya tertib berlalu lintas, serta dampak negatif dari penggunaan knalpot tidak standar, baik terhadap keselamatan pribadi maupun ketertiban umum.
“Kami memberikan pembinaan dengan pendekatan yang mengedukasi, agar yang bersangkutan bisa memahami kesalahan dan tidak mengulanginya kembali,” ujar BRIPKA T. Fadli.
Sebagai bentuk komitmen, anak tersebut membuat dan menandatangani surat pernyataan di atas materai, disaksikan oleh orang tua, perangkat desa, dan perwakilan warga. Orang tua juga diberikan arahan untuk lebih memperhatikan dan membimbing anaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Menanggapi kegiatan ini, Kapolres Aceh Jaya, AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Jaya Iptu Yuniadi menyampaikan apresiasi terhadap langkah pembinaan yang dilakukan secara humanis oleh jajaran Polsek Jaya.
“Langkah ini merupakan bagian dari pendekatan problem solving Polri. Kami mendorong setiap anggota di lapangan untuk mengedepankan komunikasi dan pembinaan dalam menangani persoalan sosial di masyarakat, terutama yang melibatkan anak-anak,” ujar Iptu Yuniadi.
Rapat desa tersebut berjalan dengan tertib, dan masyarakat menerima hasil keputusan dengan baik. Diharapkan melalui pendekatan ini, anak yang bersangkutan dapat memperbaiki perilakunya, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran bersama dalam menjaga ketertiban lingkungan.

